DUNIA INI MILIK SIAPA? (Kolose 1:16)
DUNIA INI MILIK SIAPA?
.. karena di dalam Dialah telah diciptakan segala
sesuatu, yang ada di surga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak
kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa;
segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia
(Kolose 1:16)
Pernahkah kita duduk sejenak dan memikirkan: siapa
pemilik sebenarnya dari dunia ini? Langit yang luas, hutan yang hijau, lautan
yang dalam, bahkan udara yang kita hirup setiap hari—siapa yang menciptakan
semua itu? Kolose 1:16 menjawab dengan sangat jelas: semuanya diciptakan oleh
Kristus dan untuk Kristus. Dunia ini bukan milik kita. Kita hanya menumpang.
Kita hanyalah pengelola. Kita adalah penatalayan.
Kata "penatalayan" berarti seseorang yang
dipercaya untuk mengelola sesuatu yang bukan miliknya. Dalam hidup kita, itu
bisa berarti waktu, uang, atau kemampuan yang Tuhan percayakan. Tapi ada satu
hal lagi yang sering kita lupakan: bumi ini. Ya, Tuhan juga mempercayakan bumi
ini untuk kita jaga.
Tuhan bukan hanya menciptakan manusia dengan kasih, tapi
juga menciptakan bumi dan segala isinya dengan sukacita. Dia menempatkan
manusia di taman Eden, bukan hanya untuk tinggal, tapi untuk memelihara dan
merawat (Kejadian 2:15). Kita diminta bukan hanya menikmati ciptaan-Nya, tapi
juga menghormatinya—karena dengan menghormati ciptaan-Nya, kita sedang
menghormati Sang Pencipta.
Tapi mari kita jujur—seberapa sering kita lalai? Kita
buang sampah sembarangan, boros menggunakan listrik dan air, dan tidak peduli
dengan kerusakan lingkungan di sekitar kita. Mungkin kita berpikir, “Ah, cuma
sedikit kok.” Tapi sikap seperti ini menunjukkan bahwa kita lupa siapa pemilik
bumi ini. Kita bukan sedang merusak milik kita sendiri, kita sedang merusak
milik Tuhan.
Kalau kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, bukankah
seharusnya kita juga menghargai apa yang Tuhan ciptakan? Mulailah dari hal-hal
sederhana: mengurangi sampah, memakai energi secukupnya, menghargai alam
sekitar, dan mengajak keluarga serta teman untuk melakukan hal yang sama.
Tindakan kecil, kalau dilakukan bersama-sama, bisa membawa perubahan besar. Amin
LAGU PUJIAN
KJ 337 – BETAPA KITA TIDAK BERSYUKUR
Betapa kita tidak
bersyukur
bertanah air kaya
dan subur;
lautnya luas,
gunungnya megah,
menghijau padang,
bukit dan lembah.
Refrein:
Itu semua berkat
karunia Allah
yang Agung,
Mahakuasa;
itu semua berkat
karunia Allah
yang Agung,
Mahakuasa.
Alangkah indah
pagi merekah
bermandi cah’ya
surya nan cerah,
ditingkah kicau
burung tak henti,
bunga pun bangkit
harum berseri.
Bumi yang hijau,
langitnya terang,
berpadu dalam
warna cemerlang;
indah jelita,
damai dan teduh,
persada kita jaya
dan teguh.
BAPA ENGKAU SUNGGUH BAIK
Bapa Engkau
sungguh baik
KasihMu melimpah
di hidup ku
Bapa ku berterima
kasih
BerkatMu hari ini
yang Kau sediakan bagi ku
Ku naikkan syukur
ku buat hari yang Kau bri
Tak habis
habisnya kasih dan rahmatMu
Selalu baru dan
tak pernah terlambat pertolonganMu
Besar setiaMu di
sepanjang hidup ku
Bapa Engkau
sungguh baik
KasihMu melimpah
di hidup ku
Bapa ku berterima
kasih
BerkatMu hari ini
yang Kau sediakan bagi ku
Ku naikkan syukur
ku buat hari yang Kau bri
Tak habis
habisnya kasih dan rahmatMu
Selalu baru dan
tak pernah terlambat pertolonganMu
Besar setiaMu di
sepanjang hidup ku
Posting Komentar